LAN
LAN (Local Area Network) adalah
sejumlah komputer yang saling
dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
LAN juga dapat di definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
LAN juga dapat di definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Menurut Priyambodo (2005 : 9 )
ciri-ciri LAN adalah sebagai berikut:
Lingkup kecil.
Data rates jauh lebih tinggi.
Biasanya digunakan sistem broadcast.
Jenis LAN
Media Transmisi
Metode Transmisi
Topologi- Metode Akses
Media Transmisi Jenis media yang paling banyak digunakan untuk suatu local
area network adalah sebagai berikut Twisted Pair Kabel Koaksial (Coaxial Cable)
Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable) metode transmisi Jenis jaringan juga dapat dibedakan berdasarkan metode transmisi yang digunakan dalam pengiriman yaitu:
area network adalah sebagai berikut Twisted Pair Kabel Koaksial (Coaxial Cable)
Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable) metode transmisi Jenis jaringan juga dapat dibedakan berdasarkan metode transmisi yang digunakan dalam pengiriman yaitu:
1. Baseband
2. Broadband
2. Broadband
Keuntungan jaringan LAN
1.
Pertukaran file (file sharing)
2.
Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua
klien (printer sharing)
3.
File-file data
dapat disimpan pada server.
4.
File data yang keluar / masuk dari / ke server
dapat dikendalikan
5.
Proses back up data menjadi cepat dan mudah.
6.
Resiko kehilangan data oleh virus komputer
menjadi sangat kecil
7.
Komunikasi
antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan emai dan chat.
Karakteristik
LAN
1.
Fleksibilitas (Keluwesan)
LAN dapat menjalankan aplikasi dengan pemrosesan yang berbeda
dan mempunyai kemampuan transfer data. Sebagai contoh, beberapa pemakai
sedang mentransfer file teks ke jaringan. Pada waktu yang sama pemakai lain dapat memakai fasilitas yang lain pada LAN tersebut.
LAN dapat menjalankan aplikasi dengan pemrosesan yang berbeda
dan mempunyai kemampuan transfer data. Sebagai contoh, beberapa pemakai
sedang mentransfer file teks ke jaringan. Pada waktu yang sama pemakai lain dapat memakai fasilitas yang lain pada LAN tersebut.
2.
Kecepatan
LAN dapat mempunyai transfer data berkecapatan tinggi. Kecepatan
dibutuhkan karena harus ada jumlah byte yang banyak yang harus dimuatkan ketika workstation memerlukan aplikasi software
LAN dapat mempunyai transfer data berkecapatan tinggi. Kecepatan
dibutuhkan karena harus ada jumlah byte yang banyak yang harus dimuatkan ketika workstation memerlukan aplikasi software
3.
Reliabilitas (Keandalan)
Tidak ada workstation yang boleh mengkonsumsi kapasitas pemrosesan LAN secara mayoritas, karena hal itu akan menghalangi akses pemakai lain dan memperpanjang waktu respond bagi pemakai jaringan.
Tidak ada workstation yang boleh mengkonsumsi kapasitas pemrosesan LAN secara mayoritas, karena hal itu akan menghalangi akses pemakai lain dan memperpanjang waktu respond bagi pemakai jaringan.
4.
Hardware dan
Software yang digunakan bersama-sama. Pada LAN ada peralatan khusus yang disebut server, yang digunakan untuk
pembagian. Server adalah komputer pada LAN yang dapat diakses oleh semua
pemakai dalam jaringan.
5.
Interface
Transparansi. Dengan memiliki interface transparansi diharapkan bahwa akses jaringan untuk pemakai tidak akan lebih rumit daripada
mengakses fasilitas yang sama dengan menggunakan interface yang berbeda
6.
Adaptability
(Kemampuan menyesuaikan diri) . Rancangan LAN yang baik mempunyai kemampuan mengakomodasi berbagai macam hardware dan dapat dengan mudah
mengkonfigurasi ulang tanpa mengganggu pemakai.
7.
Akses ke LAN
lain atau WAN
Dalam banyak hal, LAN merupakan komponen kecil dari jaringan yang lebih besar. LAN harus dapat digunakan pemakai untuk mengakses keseluruhan
fasilitas dengan menghubungkan jaringan komputer lokal ke fasilitas jaringan area
luas.
8.
Keamanan
LAN harus mempunyai ketentuan mekanisme keamanan Id dan
password. Keamanan harus pula diterapkan pada peralatan hardware yang dipasang ke jaringan.
9.
Pengelolaan
Terpusat
LAN harus
meminimalkan intervensi operator dan harus mempunyai beberapa peralatan pengelolaan yang memberikan rangkuman operasi jaringan kepada operator jaringan
10.
Kepemilikan
Pribadi
Media hardware,
software dan pembawa data biasanya dimiliki oleh perusahaan atau jawatan
yang membeli LAN. Semua perbaikan, pemeliharaan dan penyambungan baru
merupakan tanggung jawab dari pada pemilik LAN.
Peralatan pendukung LAN
Pada OSI, bekerja pada lapisan
Physical meneruskan dan memperkuat sinyal
banyak digunakan pada topologi
Bus penggunaannya mudah dan harga yang relatif murah, tidak memiliki pengetahuan tentang alamat
tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast hanya memiliki satu domain collision sehingga bila
salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.
a.
Hub
Bekerja pada lapisan Physical,
meneruskan sinyal, tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan penggunaannya relatif mudah
dan harga yang terjangkau hanya memiliki satu buah domain collision.
b.
Bridges
Bekerja di lapisan data link telah menggunakan alamat-alamat untuk
meneruskan data ke tujuannya secara otomatis membuat tabel penterjemah
untuk diterima
masing-masing port.
c.
Switch
Bekerja di lapisan data link setiap port didalam switch memiliki
domain collision sendiri-sendiri, memiliki tabel
penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk semua port memungkinkan transmisi secara full
duflex (dua arah)
d.
Router
Router berfungsi menyaring atau mem-filter lalu lintas data,
menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data, menghubungkan antar
jaringan LAN, bahkan dengan WAN.
Topologi Jaringan
Ada dua jenis topologi, yaitu physical
topologi (topologi fisik) dan logical topology (topologi
logika).
Komponen penting dalam jaringan
1. Host atau node
Link Perangkat Lunak (Software) Host atau Node (Simpul) adalah system
komputer yang berfungsi sebagai sumber atau penerima dari data yang
dikirimkan.
2. Link
Link adalah media komunikasi yang menghubungkan antara node yang satu
dengan node yang lain. Media ini berupa saluran transmisi misalnya
kabel.
Perangkat Lunak (Software) Perangkat
lunak (software) adalah program yang
mengatur dan mengelola jaringan
secara keseluruhan
- Komponen dasar untuk membentuk LAN
1. Workstation
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
Sistem komputer ini dapat berupa
PC atau dapat pula berupa suatu komputer yang
besar seperti sistem minicomputer,
bahkan suatu mainframe.
2. Server
Perangkat keras (hardware) yang
berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada
jaringan tersebut.pada umumnya sumber daya (resources) seperti printer,
disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara
bersama oleh para pemakai di workstation
berada dan bekerja pada server
3. Link (hubungan)
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut secara
fisik tidak terhubung.
4. Pair(UTP)
Lebih banyak dikenal karena
merupakan kabel telpon, relatif murah, jarak yang pendek, mudah terpengaruh
oleh gangguan kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps.
5.Kabel Coaxial
Umumnya digunakan pada televisi,
Jarak yang relatif lebih jauh, kecepatan pengiriman data lebih tinggi di
banding Twisted Pair, 30 Mbps,harga yang relatif tidak mahal, ukurannya lebih
besar dari Twisted Pair
6. kabel fiber optik
Jarak yang jauh,Kecepatan data
yang tinggi, 100 Mbps, ukuran yang relatif kecil, ulit dipengaruhi gangguan,
harga yang relatif masih mahal, instalasi yang relatif sulit
7.Network Interface (NIC)
Suatu workstation tidak
dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan
ataupun tranceiver cable, tetapi
melalui suatu rangkaian elektronika yang dirancang
khusus untuk menangani network
protocol yang dikenal dengan Network Interface
8. Network Software
Tanpa adanya software jaringan
maka jaringan tersebut tidak akan bekerja
sebagaimana yang dikehendaki.
Software ini juga yang memungkinkan sistem
komputer yang satu berkomunikasi
dengan sistem komputer yang lain